Detak Jantung Janin Normal Dalam Kandungan

5105 views

Menjaga detak jantung janin normal dalam kandungan

Memiliki buah hati merupakan salah satu karunia yang paling berharga dalam kehidupan pasangan yang telah menikah. Namun ketika mengalami proses kehamilan akan ada banyak hal yang harus diperhatikan dengan sangat berhati hati. Namun ibu tidak perlu kawatir karena jika melakukan pemeriksaan secara rutin semua kondisi bayi dalam kandungan dapat diperhatikan dan dapat segera di atasi jika terjadi kelainan pada bayi anda. Oleh karena itu pemeriksaan rutin pada ibu hamil harus diakukan. Salah satu yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan bayi adalah detak jantung janin normal dalam kandungan. Detak jantung bayi perlu dipantau secara rutin untuk menentukan kesehatan bayi.

Menyelidiki detak jantung janin

Detak jantung janin normal dalam kandungandapat diketahui mulai usia kehamilan yang ke 8 minggu atau 2 bulan. Untuk mengetahu detak jantung janin normal dalam kandungandigunakan alat pengecekan bernama Ultrasonografi yang disebut juga dengan USG. Kegiatan ini tentunya tidak bisa dilakukan sendiri. Karena penggunaan alat serta pengamatan terhadap janin hanya bisa dilakukan oleh dokter khusus kehamilan. Selain menggunakan alat USG, untuk menentukan detak jantung janin bisa juga dilakukan dengan alat doppler. Tapi dengan alat inidetak jantung bayi baru bisa didengarkan pada usia 10 minggu. Detak jantung bayi akan semakin keras ketika usia kehamilan semakin tua. Pada usia 12 minggu atau 3 bulan, detak jantung akan dapat jelas dirasakan dengan keras. Namun keras dan kejelasan dari denyut jantung janin juga dipengaruhi oleh posisi, letak janin, dan juga berat badan ibu.

Detak jantung janin normal dalam kandungan

Detak jantung yang dimiliki oleh orang dewasa biasanya hanya berkisar antara 90 hingga 110 dpm atau denyut permenit. Namun jika anda sedang melakukan pemeriksaan, jangan kaget jika dpm bayi andalebih dari 100 atau bahkan mencapai 150. Hal ini wajar karena detak jantung janin normal dalam kandunganberkisar antara 120 hingga 160 dpm. Detak jantung ini akan berkurang ketika ia lahir dan semakin besar.

Penyebab detak jantung janin tidak normal

Penyebab detak jantung janin terlalu cepat dapat terjadi karena beberapa hal seperti :
a. Stress
Seorang ibu yang sedang mengalami kehamilan sebaiknya dihindarkan dari kegiatan kegiatan yang membuatnya menjadi tegang. Ketegangan akan membuat seorang ibu hamil menjadi stress yang akan sangat berdampak pada kesehatan bayinya. Selain itu stress fisik juga harus dihindarkan dari ibu. Seorang ibu hamil sebetulnya juga perlu malakukan olah tubuh. Tapi jika terlalu berat hal ini tidak akan menjadi hal yang baik untuk kesehatan janinnya.
b. Anemia
Detak jantung janin normal dalam kandunganjuga sangat dipengaruhi oleh kesehatan peredaran darah ibunya. Jika ibu mengalami anemia yang disebabkan karena kurangnya zat besi dapat menyebabkan denyut jantung semakin cepat baik untuk dirinya maupun bayi di dalam kandungannya.
Pada intinya, kesehatan janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibu. Bukan hanya detak jantung janin normal dalam kandungan saja yang dipengaruhi oleh kondisi ibu. Tumbuh kembang janin sangat dipengaruhi oleh kesehatan ibunya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a reply "Detak Jantung Janin Normal Dalam Kandungan"

Author: 
    author