Kenapa Anak Bayi Tidur Ngorok

621 views

KENAPA ANAK BAYI TIDUR NGOROK

Kenapa anak bayi tidur ngorok menjadi pertanyaan yang ada pada benak setiap orang tua. Orang tua tentunya menjadi penasaran apabila bayi mereka tidur ngorok. Hal ini memang sangat wajar jika terjadi pada orang yang telah dewasa. Akan tetapi, menjadi pertanyaan yang serius jika anak yang masih bayi mengalaminya.

Ketika anak berada pada usia bayi maka ia akan menghabiskan banyak waktunya denga tidur. Bayi memang dapat tidur sesering mungkin dalam satu hari. Hal ini memang sangat wajar dialami oleh bayi, Namun, kondisi ini menjadi tidak biasa apabila sang bayi mulai mengorok ketika ia tidur. Beberapa orang tua kadang membiarkannya karena merasa bayi mereka sedang tertidur lelap. Akan tetapi, tidak sedikit orang tua yang khawatir akan kondisi tersebut. Mereka pun bertanya-tanya mengapa bayi mereka mengorok saat tidur.

Penyebab Bayi Tidur Ngorok

Pada dasarnya ada banyak sebab mengapa seseorang dapat tidur ngorok termasuk bayi. Namun secara medis, dokter mengungkapkan bahwa apabila tidur ngorok merupakan kondisi yang tidak sehat. Lebih lanjut dokter mengatakan bahwa tidur ngorok disebabkan oleh saluran pernapasan yang mengalami penyempitan. Hal ini membuat oksigen tidak tersalurkan dengan baik. Tidur ngorok ini dapat berakibat buruk seperti penyakit stroke.

Akan tetapi, pada bayi umumnya tidur ngorok disebabkan oleh amandel yang meradang. Kondisi amandel sang bayi yang mengalami radang akan membesar sehingga menyumbat saluran pernapasannya. Alhasil, bayi pun mengorok ketika ia sedang tidur. Amandel memang sulit diketahui apabila mengalami peradangan karena letaknya yang tidak langsung terlihat. Kadang orang tua pun tidak memperhatikan dengan jelas bagian dalam dari mulut bayi mereka. Akibatnya, amandel yang meradang pun tidak diketahui.

Penyakit amandel sendiri biasanya dipicu oleh banyak hal. Salah satunya dapat terjadi ketika sang bayi mengalami sakit. Amandel umumnya berguna sebagai daya tahan tubuh. Ketika tubuh bayi diserang virus dan bakteri maka organ amandel menangkalnya. Alhasil, amandel pun mengalami peradangan.

Mengatasi Tidur Ngorok Pada Bayi

Apabila bayi masih terus mengorok saat tertidur maka orang tua perlu memeriksakannya ke dokter. Tidur ngorok sendiri pada bayi dapat berdampak buruk. Apabila bayi terus-terus mengorok saat tidur maka ia pun akan menjadi gelisah saat tidak tidur. Hal ini disebabkan oleh kondisi tidur bayi yang tidak baik. Bayi pun menjadi tidak semangat saat ia terbangun. Bayi menjadi enggan untuk diajak bermain.

Bayi yang tidur ngorok pun akan cepat sekali merasa lelah. Ia menjadi semakin sering menangis untuk memberitahukan bahwa ia lelah. Orang tua yang tidak mengerti menjadi semakin bingung karena bayi mereka tidak berhenti menangis.

Buruknya lagi ketika bayi beranjak dewasa ia pun menjadi malas. Hal ini tentunya akan sangat berakibat buruk ketika ia telah bersekolah. Dalam melakukan aktivitas, bayi juga akan menjadi sulit untuk melakukan konsentrasi. Berbagai penyakit seperti jantung dan darah tinggi juga turut mengancam masa depan sang bayi. Kini ketika terjawab pertanyaan kenapa anak bayi tidur ngorok maka orang tua dapat menaruh perhatian lebih akan kondisi ini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail