Gejala Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir yang Berbahaya

304 views

Pada zaman modern ini, hampir semua bayi lahir dalam kondisi yang kuning sehingga hal ini menjadi hal yang wajar pada bayi yang baru dilahirkan. Warna kuning pada bayi akan segera muncul setelah 24 jam setelah bayi dilahirkan dan memburuk pada 4 hari setelahnya. Meskipun wajar tapi ada beberapa gejala yang menyebabkan warna kuning pada bayi baru lahir memiliki gangguan dan harus segera dibawa ke dokter. Jadi Warna kuning pada bayi baru lahir kapan harus ke dokter ? Sebelum bingung untuk membawa anak anda kedokter, lebih baik anda mempelajari hal hal yang menyebabkan penyakit kuning pada bayi menjadi berbahaya.

Penyakit kuning pada bayi

Penyakit kuning pada bayi yang baru lahir merupakan hal yang lazim di derita bayi, hal ini terjadi karena beberapa hal.

  1. Hati yang belum berfungsi dengan baik

Billirubin adalah zat kuning untuk mewarnai tinja dan urin yang dikeluarkan oleh tubuh bayi dan harus dibuang oleh tubuh. Pada saat di dalam kandungan bayi sudah memproduksi Bilirubin, tapi bilirubin dapat di keluarkan lewat darah ibu. Setelah lahir, Bilirubin harus dikeluarkan sendiri oleh bayi, sedangkan organ dalam tubuh bayi yang bertugas untuk mengeluarkan billirubin adalah hati. Namun seperti yang kita tahu bahwa hati pada bayi belum berfungsi secara sempurna. Hal ini menyebabkan billirubin tidak dapat dikeluarkan dengan baik oleh tubuh bayi karena fungsi hati yang yang belum sempurna

    2. Jumlah sel darah merah bayi yang tinggi

Pada dasarnya tubuh bayi memiliki sel darah merah dalam jumlah yang tinggi. Sel darah merah yang sudah tua kemudian dirombak untuk membuat sel darah merah yang baru. Sel darah merah yang sudah dirombak akan menghasilkan bilirubin atau unsur kuning. Semakin banyak sel darah merah yang dimiliki oleh tubuh bayi maka akan semakin besar kemungkinan kuningnya.

Pertolongan pertama yang bisa diberikan pada bayi yang memiliki warna kuning pada tubuhnya adalah dengan memberikannya ASI secara terus menerus. Paling tidak 8 hingga 12 kali setiap 24 jam. Hal ini digunakan untuk mendorong Billirubin keluar dari tubuh melalui feses.

Kondisi kuning yang membahayakan

Meski normal namun ada juga kondisi kuning bayi yang membahayakan sehingga kadang muncul pertanyaan kuning pada bayi baru lahir kapan harus ke dokter. Penyakit kuning akibat adanya bilirubin di dalam tubuh memang hal yang wajar dialami oleh bayi. Akan tetapi jika jumlah billirubin terus meningkat akan menyebabkan hal yang berbahaya. Jumlah billirubin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan billirubin menembus otak, dan menyebabkan intoksikasi pada jaringan otak, hal ini ditandai dengan bayi yang sering rewel, lesu dan tidak mau menyusu. Oleh karena itu kuning pada bayi baru lahir kapan harus ke dokter adalah ketika muncul muncul gejala seperti yang telah disebutkan

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Leave a reply "Gejala Penyakit Kuning pada Bayi Baru Lahir yang Berbahaya"

Author: 
    author